tips ternak kacer - Langkah Memulai Usaha Bisnis Ternak Murai Batu
|

Langkah Memulai Usaha Bisnis Ternak Murai Batu

Usaha bisnis ternak murai batu. Murai batu? Apakah ia? Pasti sebagian diantara anda sudah ada yang tahu dengan nama murai batu itu.Murai batu adalah nama salah satu varietas burung yang banyak digemari oleh banyak orang karena keindahan dan ocehannya. Habitat Burung Murai Batu ini ada di Benua Asia yang meliputi Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Burung ini memiliki ciri-ciri bagian atasnya berwarna hitam dan bagian bawahnya bulu berwarna orange. Ciri khas berikutnya jika burung ini berkicau sambil menggerak-gerakkan ekornya. Inilah yang membuat para pecinta satwa burung menggemari burung ini.

Harus diketahui karena burung Murai Batu ini merupakan salah satu jenis burung yang indah, baik rupa maupun suara kicauannya maka harga burung ini, jika sudah jadi, bila dijual harganya cukup mahal. Dengan demikian maka ternak burung murai bisa menjadi pilihan untuk bisnis sampingan anda, bila memang tidak mau dijadikan bisnis utama.

Cara ternak murai batu

Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana cara ternak murai batu? Apakah gampang atau susah. Ternak burung murai batu bisa dikatakan gampang dan bisa dikatakan sulit. Artinya boleh dikatakan gampang-gampang susah. Sebetulnya ternak burung muria batu ini tidak jauh beda dengan ternak burung lainnya, seperti misal burung kutilang, burung kenari, dan lain sebagainya. Yang dibutuhkan adalah keuletan dan kesabaran dalam merawat dan memelihara burung tersebut. Sebagai langkah awal untuk mencoba ternak murai batu adalah anda jika memang masih belum tahu tentang ilmunya harus belajar banyak terlebih dahulu jika sudah tahu barulah anda mencari atau membeli burung tersebut.

Selanjutnya anda juga memperhatikan beberapa hal berikut ini ketika akan terjun usaha bisnis ternak murai batu:

  •  Anda tentukan lokasi ternak burung murai batu yang tepat. Anda harus tahu bahwa burung ini rawan mengalami stress. Maka dari itu pilihlah tempat lokasi yang sepi. Jauh dari keramaian
  • Anda juga perlu membuat kandang yang tepat dan pas. Desainnya bisa anda atur sendiri. Ukuran kandang yang pas adalah 90 cm x 90 cm.
  • Rawatlah dengan baik agar burung murai batu jadi baik. Seperti misal setiap pagi burung dilatih berkicau. Jangan lupa memberi makan. Jangan lupa menyemproti burung dengan air setiap pagi dan sore.

Ternak burung memang menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan untuk digeluti. Nah salah satu burung yang memiliki peminat banyak di pasaran adalah murai batu yang berkat keunikannya mampu membuat banyak orang terkesima dan ingin memilikinya. Tetapi untuk mencari burung ini di alam bebas cukuplah sulit sehingga banyak orang yang memanfaatkan keadaan ini untuk membuka bisnis ternak murai batu. Nah mungkin anda masih cukup asing dengan burung ini, namun jangan terlalu lama berfikir untuk mengenalnya karena burung ini sangat bisa dijadikan ladang bisnis yang tentunya akan memberikan keuntungan yang menakjubkan.

Memang bukan hal baru untuk beternak burung, karena banyaknya jenis burung tentunya banyak pula orang yang beternak burung baik untuk dijual maupun untuk koleksi. Namun tingginya permintaan pasar akan burung murai batu maka sangat bisa untuk dijadikan bisnis dengan hasil yang cukup menjanjikan. Namun bagi anda yang berniat beternak burung ini maka harus memiliki kiat-kiat tertentu agar tidak melakukan kesalahan ketika beternak murai batu ini. Untuk kelengkapan informasinya maka jangan berhenti menyimak uraiannya berikut ini.

Langkah simpel ternak murai batu

Melihat tingginya minat masyarakat akan burung murai batu ini memang sangat menguntungkan jika dijadikan bisnis. Jika anda berminat untuk ternak murai batu maka ada hal penting yang perlu anda perhatikan sebelum memulainya. Pertama menentukan indukan yang berkualitas baik dari jantan atau betinanya, hal ini sebagai langkah untuk menghasilkan peranakan yang bagus pula. Sebelum mulai beternak maka anda juga harus menyiapkan kandangnya, nah untuk kendang siapkan dengan baik agar burung murai batu bisa nyaman tinggal dalam kandang tersebut.

Akali kandang agar mirip dengan alam tempat burung ini tinggal. Masalah kebersihan dan pakan juga minuman juga menjadi hal penting yang harus anda pikirkan, dengan pakan yang baik maka hasil peranakan juga akan baik. Begitulah beberapa hal penting sebelum memulai beternak burung murai batu.

Nah dengan melihat beberapa uraian untuk ternak murai batu seperti di atas maka anda tentu sudah dapat menerapkannya. Memulai beternak memang harus jeli dan telaten karena memelihara burung juga memerlukan perhatian penuh agar hasil yang didapatkan juga akan maksimal. Dengan mengetahui dasar-dasarnya maka anda sudah tentu berhasil ketika beternak burung ini.

Ternak murai batu ekor panjang Lebih menguntungkan

Burung murai batu ekor panjang menjadi salah satu burung kicau yang sedang naik daun namanya. Selain mempunyai suara yang merdu, burung yang satu ini juga memiliki penampilan fisik yang memikat. Daya tarik utama terletak pada ekornya yang sangat panjang. Banyak sekali pecinta burung kicau yang berlomba-lomba untuk memiliki burung murai batu ini. Nah dari gambaran tadi pasti muncul di benak anda untuk memanfaatkan peluang pasar yang cukup menggiurkan ini. Tepat sekali, ternak murai batu ekor panjang dapat menjadi pilihan bisnis yang pastinya memberi keuntungan yang lumayan.

Sebagai peternak murai batu ekor panjang pemula, anda memang harus mempelajari seluk-beluk mengenai cara ternak murai batu ekor panjang yang benar. Tujuannya agar anda tidak salah perawatan ketika membudidayakan burung murai. Persiapan kandang untuk murai sangatlah penting. Ukuran kandang dapat anda sesuaikan dengan lahan atau lokasi yang anda pilih. 

Hal terpenting dalam membuat kandang adalah jangan sampai ukurannya terlalu sempit, sehingga dapat merusak ekor murai yang indah. Tambahkan beberapa bentuk sarang ke dalam kandang agar dapat digunakan untuk bertelur. Kandang harus didesain sedemikian rupa sehingga udara yang masuk cukup dan sinar matahari pun bisa masuk. Upayakan suhu kandang tetap terjaga, jika musim hujan dan udara sangat dingin berikanlah lampu pijar agar suhu kandang menjadi hangat.

Langkah selanjutnya untuk ternak murai batu ekor panjang adalah memilih indukan yang bagus agar menghasilkan anakan murai yang berkualitas. Setelah itu berilah makan yang dapat merangsang murai untuk cepat bertelur, misalnya ulat hongkong, kroto, jangkrik, atau cacing. Pakan ini selain diberikan untuk indukan juga dapat digunakan sebagai makanan sehari-hari murai batu ekor panjang. Sebagai makanan tambahan anda dapat memberikan voer agar murai dapat tumbuh dengan cepat. Selanjutnya anda juga perlu mengetahui langkah-langkah merawat anakan murai, karena pada usia ini murai masih sangat rentan mati. Jika perlu pisahkan anak murai dari induknya karena terkadang murai dapat membuang anaknya sendiri.

Menangkarkan Burung Murai Liar Modal Lebih Kecil

Penangkaran murai kini mulai diminati sebagai salah satu bisnis menjanjikan dengan pangsa pasar yang luas. Peminat burung murai sangat banyak karena burung yang satu ini memiliki kelebihan suara kicau yang sangat merdu. Selain itu burung ini juga mempunyai nilai jual dari segi fisiknya yang sangat menawan. Cara merawat burung murai pun tidak sulit sehingga mudah dikembangkan oleh siapa saja. Namun ada hal terpenting yang harus anda perhatikan dalam melakukan penangkaran terhadap burung murai yakni pada proses penjodohannya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penangkaran murai ini ikuti ulasan berikut ini.

Pertama-tama siapkan kandang untuk murai, jika anda tidak memiliki lahan yang cukup untuk membuat kandang penangkaran murai, anda dapat memilih alternative penggunaan sangkar gantung. Pilih indukan murai yang sudah jinak dan tentunya berkualitas tinggi agar dapat menghasilkan telur murai yang banyak. Indukan ini harus dijodohkan terlebih dahulu agar mau untuk dikawinkan. 

Langkah awal untuk menjodohkan burung murai adalah dengan mendekatkan sangkarnya satu sama lain. Biarkan murai melakukan pendekatan kemudian setelah dianggap berjodoh, satukan kedua indukan ke dalam sangkar yang sama. Amati terus pasangan burung murai ini, jika keduanya belum terlalu akur, berilah semprotan air agar keduanya tenang. Lama-kelamaan burung murai akan luluh keduanya akan kawin dan menghasilkan telur murai. Telur murai ini membutuhkan pengeraman selama 2 minggu hingga akhirnya menetas dan menjadi anakan murai.

Untuk makanan burung murai, anda dapat menyiapkan cacing, kroto ataupun jangkrik. Makanan alami ini sangat baik untuk pertumbuhan murai. Untuk anak murai, berilah makan berupa jangkrik kecil agar mudah dicerna. Sementara untuk makanan tambahan anda dapat menambahkan voer. Penangkaran murai ini akan berjalan dengan lancar jika anda sungguh-sungguh dalam melakukan perawatan terhadap burung murai. Berikan perhatian lebih dan perawatan intensif agar murai dapat tumbuh dengan cepat dan anda dapat memanen hasil yang memuaskan.

Demikian pembahasan kami terkait penangkaran murai yang dapat anda coba di rumah. Bisnis penangkaran murai ini dapat anda jadikan bisnis utama ataupun bisnis sampingan. Hal yang terpenting adalah keuntungan yang diraup jika anda benar-benar konsen pada bisnis ini sangat menjanjikan sekali. Selamat mencoba beternak murai.

Ternak Murai Sangkar Gantung Khusus Untuk Pembesaran

Untuk beternak murai ternyata tidak memerlukan lahan yang luas untuk kandangnya. Ternak murai di sangkar gantung pun dapat menjadi pilihan tepat. Dengan menjadikan sangkar sebagai alternative kandang dalam membudidayakan murai,anda dapat menekan modal dan hasil panen murai pun dijamin tidak akan menurun. Ternak murai dengan menggunakan sangkar ini dinilai cukup mudah dan lebih praktis dibandingkan harus membuat kandang khusus untuk murai. Meski diternakkan dalam sangkar, anda tetap harus merawat murai dengan cara yang benar. Untuk beternak murai di sangkar gantung, ikutilah beberapa petunjuk yang kami berikan di bawah ini.

Sangkar gantung yang digunakan untuk berternak murai dapat terbuat dari bambu dengan ukuran 60 x 70 x 80 cm, berikanlah kain penutup pada setiap sisi sangkar agar murai tidak terganggu dengan murai lainnya. Sediakan ruang tambahan untuk sarang murai dengan cara melubangi sangkar selebar ukuran murai. Tempelkan kardus yang kira-kira ukurannya 20 x 30 x 10 cm yang sudah dilengkapi dengan sabut kelapa dan juga rumput kering secukupnya. Untuk proses perawatan dan pemberian makan ternak murai di sangkar gantung caranya sama dengan menangkar murai di kandang biasa. Sementara untuk perjodohan murai, pilih indukan yang memang sudah berjodoh dan karakternya jinak. Murai yang sudah jinak akan dengan mudah berhubungan hingga akhirnya menghasilkan telur murai. Setelah bertelur, biarkan telur dierami hingga menetas. Induk murai akan merawat anakan murai, nah pada usia sepuluh hari pasca menetas, anda sudah dapat memanen murai dan menempatkannya pada incubator khusus anakan murai.

Sebagaimana disebutkan di atas bahwa ternak murai di sangkar gantung akan menekan biaya produksi sehingga keuntungan yang diperoleh juga lebih besar. Selain itu anda juga dapat menghemat tempat untuk membangun kandang murai. Anda cukup membuat sendiri atau membeli sangkar-sangkar gantung yang ukurannya ideal untuk burung murai. Anda juga tidak perlu menyediakan lahan khusus untuk menempatkan sangkar murai, cukup digantungkan di depan, samping ataupun belakang rumah.

Ternak murai di sangkar gantung ini memang dapat menjadi pilihan tepat untuk anda yang sedang bingung untuk mencari peluang usaha. Jika anda mau menekuni ternak ini, dijamin keuntungannya akan mengalir seperti air.

Apa saja yang diperlukan untuk ternak murai?

Akhir-akhir ini penggemar burung kicau semakin membeludak. Salah satu burung yang digemari oleh para penggemar burung kicau ini adalah burung murai. Burung murai yang memiliki postur tubuh ramping dan kecil ini memiliki daya tarik karena kicauannya yang sungguh merdu. Untuk anda yang berjiwa entrepreneur pasti tidak akan tinggal diam melihat peluang bisnis ini. Permintaan pasar yang tinggi akan disayangkan jika penyediaan barangnya tidak mencukupi.Untuk itu menjadikan ternak burung murai dapat menjadi pilihan tepat. Peluang pemasarannya yang luas dan belum banyak digeluti oleh orang, maka dijamin keuntungan yang didapat akan melimpah. Namun untuk dapat mengembangbiakkan burung murai ini, anda tidak dapat sembarangan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam ternak murai ini.

Kandang untuk ternak murai

Beternak murai memerlukan kandang yang didesain secara khusus. Alangkah lebih baiknnya kandang yang dibuat untuk murai memiliki dasar berupa tanah. Tujuan utamanya agar kotoran burung murai dapat segera diurai oleh tanah sehingga tidak menimbulkan penyakit untuk murai. Kandang dapat dibuat dengan berbagi ukuran sesuai keinginan, namun tetap memperhatikan lokasi pendirian kandang. Usahakan memilih tempat yang aman dari predator burung seperti tikus, ular, dan lainnya. Lokasi kandang juga harus mendapat pancaran sinar matahari yang cukup agar burung murai tetap terjaga kesehatannya. Jika keadaan cuaca sedang dingin sekali, anda dapat menambahkan lampu pijar agar suhu kandang tetap hangat. Anda juga harus membuat tempat makan dan minum murai di dalam kandang. Murai juga suka mandi, sehingga alangkah baiknya menyediakan tempat untuk mandi murai. Namun harus dicatat bahwa air untuk mandi perlu diganti setiap hari agar tidak menjadi tempat tumbuhnya bakteri jahat.

Pakan ternak murai

Pemenuhan pakan untuk ternak murai haruslah cukup. Makanan utama yang dapat anda berikan untuk murai adalah voor. Selain itu anda juga dapat menambahkan makanan alami seperti kroto angkrang untuk makanan penunjang ternak murai. Makanan lain yang juga disarankan adalah ulat hongkong, jangkrik, cacing dan serangga lainnya. Makanan-makanan alami yang disarankan ini selain baik untuk pertumbuhan murai, ternyata juga membantu proses perjodohan indukan murai.

Perjodohan indukan ternak murai

Perjodohan indukan murai merupakan fase paling susah dalam beternak murai. Hal ini dikarenakan tidak semua burung murai dapat berjodoh, selain itu perjodohan burung murai juga membutuhkan waktu yang tidak tentu. Sebelum menjodohkan murai, pilihlah indukan jantan dan betina yang sudah siap kawin dan jangan lupa pilih yang berkualitas tinggi agar anakan cara menjodohkan murai jantan dan betina dapat dilakukan dengan mendekatkan kedua indukan tersebut. Jangan langsung disatukan dalam satu kandang, kalaupun terpaksa dalam satu kandang, berilah sekat. Jika keduanya jodoh, maka kemudian barulah dapat disatukan dalam satu kandang. Siapkan juga beberapa media untuk dijadikan sarang bagi murai, misalnya rumput kering dan sekam. Setelah itu induk akan mulai bertelur hingga 3 butir dan butuh waktu selama dua minggu untuk masa pengeraman.

Perawatan dalam ternak murai

Ketika telur murai sudah menetas, biarkan anak murai dirawat induknya selama satu minggu, setelahnya anda dapat memisahkan anak murai dari induknya untuk dirawat secara intensif dalam incubator. Jangan biarkan anak ternak murai terkena suhu dingin karena usia murai ini masih sangat rentan. Berilah makan secara teratur dan rawatlah murai dengan sungguh-sungguh agar cepat tumbuh dan berkembang biak.

Itulah tadi beberapa langkah yang harus anda tempuh untuk beternak murai. Mudah bukan? Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba beternak murai.


Similar Posts